Si kecil sering malas masuk sekolah hingga sengaja membuat alasan sakit unuk membolos? Jangan marah dulu moms, bisa saja ada sesuatu pada si kecil hingga dia bertindak seperti itu. Ada berbagai alasan mengapa seorang anak mungkin berpura-pura sakit untuk menghindari sekolah.
1. Diganggu di sekolah
Jika anak tidak dapat mengatasi gangguan atau dikerjai secara fisik maupun emosional di sekolah, itu dapat menurunkan harga dirinya, depresi, dan masalah lainnya.
Yang harus dilakukan: Bicaralah dengan guru atau kepala sekolah. Jelaskan pada anak Anda bahwa lebih baik untuk menghadapi permasalahan daripada membiarkannya.
2. Takut terhadap guru
Guru yang ketat dan galak dapat menakut-nakuti beberapa anak karena nada dan sikap menuntut mereka.
Yang harus dilakukan: Mintalah anak Anda untuk menceritakan mengapa ia menganggap gurunya menakutkan.
3. Pelajaran yang susah
Anak-anak yang tidak merasa mudah dalam memahami pelajarannya cenderung merasa frustrasi dan tidak suka pergi ke sekolah.
Yang harus dilakukan: Duduk dengan anak Anda dan bantu dia belajar. Jangan lupa berilah pujian atas keberhasilannya dan hiburlah untuk membantu memperkuat rasa percaya dirinya.
4. Konflik dengan teman sekelas
Pertengkaran dengan teman atau suatu kelompok dengan anak Anda dapat memberikannya kekecewaan yang besar.
Yang harus dilakukan: Bicaralah dengan anak Anda dan cari tahu apa yang terjadi. Yakinkan dia bahwa ada banyak teman lain dan kelompok yang akan menghargainya.
5. Masalah keluarga
Kesedihan yang mendalam tentang keluarganya dapat menjadi alasan seorang anak ingin tinggal di rumah.
Yang harus dilakukan: Dengarkan ceritanya dan bantu anak Anda membuka diri dan berbagi mengenai perasaannya.
6. Merasa kehilangan sosok orang tua
Berjam-jam waktu yang para orang tua habiskan di kantor dan pekerjaan cenderung membuat seorang anak menginginkan ada waktu dengan ayah dan ibunya.
Yang harus dilakukan: Upayakan untuk pulang cepat sesekali. Bawa anak Anda ke sekolah bersamaan dengan waktu Anda berangkat kerja. Perlakukan akhir pekan sebagai waktu yang sakral bagi keluarga.
7. Lebih menyenangkan di rumah
Video game dan mainan terbaru bisa menjadi godaan besar bagi anak-anak untuk tinggal di rumah.
Yang harus dilakukan: Tunjukkan contoh-contoh spesifik yang menunjukkan bahwa sekolah juga menyenangkan. Ingatkan dia kegembiraan ketika belajar dan waktu yang menyenangkan bersama dengan teman-temannya.
8. Dia terlalu lelah
Anak-anak bisa stres dengan sekolah yang terlalu banyak dan kegiatan setelah jam sekolah.
Yang harus dilakukan: Periksa jadwal anak-anak Anda. Mungkin Anda dapat mengidentifikasi kegiatan ekstrakurikulernya yang dapat dikurangi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar